Perbedaan sistem perekonomian indonesia dengan negara maju
Di dunia, negara-negara bisa terbagi menjadi negara maju, negara
berkembang atau negara industri baru. Negara maju adalah sebutan untuk
negara yang menikmati standar hidup yang relatif tinggi melalui
teknologi tinggi dan ekonomi yang merata. Kebanyakan negara dengan GDP
per kapita tinggi dianggap negara berkembang. Namun beberapa negara
telah mencapai GDP tinggi melalui eksploitasi sumber daya alam (seperti
Nauru melalui pengambilan fosfor dan Brunei Darussalam melalui
pengambilan minyak bumi tanpa mengembangkan industri yang beragam, dan
ekonomi berdasarkan-jasa tidak dianggap memiliki status ‘negara maju’.
Pengamat dan teoritis melihat alasan yang berbeda mengapa beberapa
negara (dan lainnya tidak) menikmati perkembangan ekonomi yang tinggi.
Banyak alasan menyatakan perkembangan ekonomi membutuhkan kombinasi
perwakilan pemerintah (atau demokrasi), sebuah model ekonomi pasar
bebas, dan sedikitnya atau ketiadaan korupsi. Beberapa memandang negara
kaya menjadi kaya karena eksploitasi dari negara miskin di masa lalu,
melalui imperialisme dan kolonialisme, atau di masa sekarang, melalui
proses globalisasi. Contoh-contoh negara yang bisa dikatakan sebagai
negara maju antara lain, Amerika Serikat, Hong Kong, Belanda, Portugal,
Spanyol dan masih banyak lagi. Sedangkan Negara berkembang adalah
sebuah negara dengan rata-rata pendapatan yang rendah, infrastruktur
yang relatif terbelakang, dan indek perkembangan manusia yang kurang
dibandingkan dengan norma global. Istilah ini mulai menyingkirkan Dunia
Ketiga, sebuah istilah yang digunakan pada masa Perang Dingin.
Perkembangan mencakup perkembangan sebuah infrastruktur modern (baik
secara fisik maupun institusional) dan sebuah pergerakan dari sektor
bernilai tambah rendah seperti agrikultur dan pengambilan sumber daya
alam. Penerapan istilah ‘negara berkembang’ ke seluruh negara yang
kurang berkembang dianggap tidak tepat bila kasus negara tersebut adalah
sebuah negara miskin, yaitu negara yang tidak mengalami pertumbuhan
situasi ekonominya, dan juga telah mengalami periode penurunan ekonomi
yang berkelanjutan. Sedangkan Negara Industri baru adalah klasifikasi
negara yang mempunyai perekonomian sangat baik namun belum mencapai
tahap negara maju. Syarat lain sebuah negara dikatakan negara industri
baru adalah berdasarkan hasil ekspornya. Beberapa negara industri baru
diperkirakan akan memimpin perekonomian dunia pada tahun 2050 antara
lain, China,India,Brasil dan Meksiko. Mengapa tahun 2050? Karena
negara-negara ini tentu saja membutuhkan waktu yang cukup lama, secara
teori, untuk bisa disebut sebagai negara maju yang memimpin
perekonomian dunia.
Sistem perekonomian secara umum bisa dibagi menjadi 4 macam, yaitu :
1. Sistem perekonomian tradisional
Ciri-ciri dari sistem tradisional adalah :
- teknik produksi dipelajari secara turun temurun dan bersifat sederhana
- hanya sedikit menggunakan modal
- pertukaran dilakukan dengan sistem barter (barang dengan barang)
- belum mengenal pembagian kerja
- masih terikat tradisi tanah sebagai tumpuan kegiatan produksinya dan sumber kemakmuran
Sistem tradisional memiliki kelebihan antara lain :
- tidak terdapat persaingan yang tidak sehat
- hubungan antar individu sangat erat
- masyarakat merasa aman karena tidak ada beban erat yang harus dipikul
- tidak individualistis
Sedangkan kelemahannya antara lain :
- teknologi yang digunakan masih sederhana
- produktivitas rendah
- mutu barang yang dihasilkan masih rendah
Namun, sekarang ini sudah tidak ada negara yang menganut sistem
tradisional, karena yang emnjadi masalah adalah produktivitas yang
dihasilkan dari sistem ini yang rendah sehingga tidak dapat mencukupi
kebutuhan masyarakatnya lagi. Sistem ini hanya digunakan oleh suku-suku
yang tinggal di daerah pelosok, seperti suku badui dalam yang masih
menggunakan sistem ini dalam kehidupan sehari-harinya.
2. Sistem perekonomian pasar
Adalah sistem perekonomian dimana seluruh kegiatan ekonominya mulai dari
produksi, distribusi dan konsumsi bergantung kepada mekanisme pasar.
Ciri dari sistem pasar adalah :
- setiap orang bebas memiliki barang, termasuk barang modal
- setiap orang bebas menggunakan barang dan jasa yang dimilikinya untuk
melakukan kegiatan ekonomi yang bertujuan memperoleh laba
- semua kegiatan ekonomi dilaksankan oleh masyarakat (swasta)
- pemerintah tidak melakukan intervensi dalam pasar
- persaingan dilakukan secara bebas
- peranan modal sangat vital daln melakukan kegiatan ekonomi
Kelebihan dari sistem ini antara lain :
- menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi
- setiap individu bebas memiliki sumber-sumber produksi
- munculnya persaingan untuk maju-
- barang yang dihasilkan bermutu tinggi karena barang yang jelek tidak akan laku dijual di pasar
- efesiensi dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan atas motif mencari laba
Kelemahan dari sistem pasar adalah :
- sulitnya melakukan pemerataan pendapatan
- cenderung terjadi eksploitasi kaum buruh oleh para pemilik modal
- munculnya monopoli yang dapat merugikan masyarakat
- sering terjadi gejolak dalam perekonomian karena kesalahan sumber daya oleh individu
3. Sistem perekonomian terpusat
Adalah sistem perekonomian dimana peran pemerintah sangat dominan dan
berpengaruh dalam mengendalikan perekonomian. Kebijakan perekonomian
diatur sepenuhnya oleh pemerintah. Kelebihan dari sistem ini antara lain
:
- pemerintah lebih mudah mengendalikan masalah ekonomi seperti, inflasi, pengangguran dan sebagainya
- pasar barang dalam negeri berjalan lancar
- pemerintah dapat turut campur dalam pembentukan harga
- relatif mudah melakukan distribusi pendapatan
- jarang terjadi krisis ekonomi
sedangkan kelemahan dari sistem terpusat adalah
- mematikan inisiatif individu untuk maju
- sering terjadi monopoli yang merugukan masyarakat
- masyarakat tidak memukuju kebebasan dalam memilih sumber daya
4.Sistem perekonomian campuran
Adalah sistem perekonomian yang memadukan sistem perekonomian pasar dan
terpusat, dimana pemerintah dan swasta saling berinteraksi dalam
memecahkan masalah ekonomi. Ciri dari sistem campuran adalah :
- barang modal dan sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah
- pemerintah dapat melakukan intervensi dengan membuat peraturan,
menetapkan kebijakan fiskal, moneter, membantu dan mengawasi kegiatan
swasta
- peran pemerintah dan sektor swasta berimbang
- mengambil kelebihan dan mengurangi kelemahan dari sistem perekonomian
pasar dan terpusat dan ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan
rakyat
Negara-negara maju yang ada umumnya menganut sistem perekonomian pasar
seperti Amerika serikat, Hong kong, Belanda, Portugal dan Spanyol.
Karena sistem pasar merangsang kreativitas masyarakatnya untuk saling
berlomba-lomba memproduksi barang yang tebaik. Namun ada juga negara
maju seperti Perancis yang menganut sistem perekonomian campuran.
Indonesia sendiri bisa dikatakan menganut sistem perekonomian campuran.
Sedangkan negara naju yang menganut sistem perekonomian terpusat
contohnya adalah uni soviet pada jaman perang dingin.
Sistem perekonomian yang dianut oleh negara maju kebanyakan adalah
sistem perkonomian pasar. Sedang kan sistem perekonomian terpusat kuga
sudah terbukti bisa mensejahterakan rakyatnya seperti yang dilakukan
Cina Apakah Indonesia jika ingin menjadi negara maju harus mengubah
sistem perekonomiannya? Saya kira tidak. Sistem perekonomian yang kita
punyai sekarang ini sudah mampu membuat Indonesia bersaing dengan
negara-negara lain. Yang jadi masalah adalah Indonesia harus bisa
menjalankan sistem perekonomian ini bebas dari korupsi, suap dan mafia
hukum yang ada saat ini.
http://id.wikipedia.org
Perbedaan Dunia Remaja Indonesia dan Australia
‘Apa perbedaan dunia remaja Indonesia dan Australia?’ Saya mendapat
pertanyaan tersebut beberapa waktu yang lalu, dan di artikel ini, saya
berusaha menjawab apa yang saya pikirkan mengenai dunia remaja Indonesia
dan Australia.
Saya berpikir bahwa dunia remaja di Indonesia dan Australia berbeda,
salah satunya karena sistem sekolah di kedua negara tersebut berbeda.
Menurut saya dunia sekolah sangat mempengaruhi dunia remaja karena
remaja berada di sekolah setidaknya setengah hari. Jadi berikut ini saya
akan mencoba meninjau perbedaan yang dipengaruhi oleh perbedaan dunia
sekolah.
Kesempatan Mengungkapkan Pendapat
Sekolah di Australia memiliki kelas dengan ukuran yang lebih kecil
dari Indonesia (paling banyak 30 murid). Ukuran kelas tersebut
memungkinkan murid untuk aktif mengungkapkan pendapat dan berkreasi.
Anak-anak bermasalahpun mendapat
education assistant sehingga guru tetap bisa memperhatikan setiap anak di kelas dengan baik.
Sekolah Indonesia rata-rata memiliki antara 30-45 murid di setiap
kelas. Hal ini membuat murid-murid Indonesia mendapat kesempatan
mengungkapkan pendapat yang lebih kecil dibanding dengan murid-murid
Australia. Tidak cukup waktu untuk mendengarkan pendapat setiap murid
karena terlalu banyak murid. Tidak ada
education assistant
untuk murid yang bermasalah, jadi mungkin sekali bahwa ada murid yang
merasa tidak diperhatikan karena guru memperhatikan murid yang lain.
Ujian yang Menentukan Naik Kelas atau Tidak
Di Indonesia, ada ujian setiap semester, setiap tahun, dan untuk
kelas-kelas tertentu ada ujian nasional. Hasil ujian ini sangat
menentukan apakah mereka akan naik kelas dan tinggal kelas. Di Australia
ada ujian pula, namun anak-anak akan tetap naik kelas bagaimanapun
hasil ujian mereka. Perbedaan sifat ujian ini mempengaruhi sikap murid
di sekolah.
Di Indonesia, guru-guru tidak bisa mengabaikan ujian sehingga mereka
berusaha mengajarkan apa yang akan diujikan kepada murid. Murid-murid
Indonesia akan lebih serius dan mudah diatur untuk belajar karena kalau
tidak belajar mereka akan gagal ujian. Dan apabila gagal ujian, mereka
tidak naik kelas dan mereka akan malu sendiri. Sanksi sosial tidak naik
kelas menurut saya cukup berat. Murid yang tidak naik kelas akan
kehilangan teman-teman kelasnya (karena teman-temannya naik ke tingkat
yang lebih tinggi sedangkan dia tidak) dan dianggap bodoh oleh
lingkungan sosialnya. Oleh karena itu murid-murid akan benar-benar
berusaha untuk naik kelas.
Di Australia meskipun ada tes, anak-anak tidak belajar pun tidak
menjadi masalah, karena jika gagal mereka tetap naik kelas. Ini membuat
murid-murid Australia lebih santai dan lebih susah diatur.
Kehidupan di Luar Sekolah
Pekerjaan Rumah (PR)
Di Indonesia, guru-guru memberikan pekerjaan rumah dan tugas
kelompok. Keadaan ini membuat murid-murid Indonesia menyediakan waktu
1-3 jam setiap harinya untuk membuat PR atau tugas kelompok. Sedangkan
di Australia guru-guru berusaha untuk tidak memberikan PR. Semua
pekerjaan diselesaikan di sekolah, sehingga remaja Australia mempunyai
lebih banyak waktu untuk beristirahat atau bermain.
Kegiatan Ekstrakurikuler
Di sekolah Indonesia, ada banyak kegiatan ekstrakurikuler dimana
murid diwajibkan memilih satu kegiatan. Kegiatan yang didampingi guru
ini biasa dimulai sepulang sekolah dan berlangsung kurang lebih 1.5 jam.
Karena itu, murid-murid yang aktif bisa berada di sekolah dari pukul 7
pagi sampai pukul 4 sore. Mereka tidak punya banyak waktu luang untuk
bermain karena sepulang sekolah mungkin PR sudah menunggu untuk
dikerjakan. Sedangkan di Australia, murid-murid tidak tinggal di sekolah
setelah pelajaran selesai. Mereka harus pulang ke rumah atau mencari
kegiatan sendiri.
Les/ Tutorial
Masih berkaitan dengan ujian yang dianggap sebagai sesuatu yang
sangat penting, murid-murid Indonesia yang merasa kurang mampu memahami
pelajaran pergi belajar tambahan di sore hari di lembaga-lembaga. Ada
pula yang memilih memanggil tutor datang ke rumah.
Kesimpulan yang dapat saya tarik dari keadaan-keadaan di atas adalah
waktu luang murid-murid Indonesia lebih terbatas dibandingkan dengan
murid-murid Australia. Selebih itu, kegiatan mereka sama seperti yang
dilakukan remaja di seluruh dunia. Sebagian suka berolahraga, sebagian
suka menekuni musik, sebagian suka bermain PS sebagian suka membaca buku
dan lain-lain.
http://uniasmarani.wordpress.com/artikelku/perbedaan-dunia-remaja-indonesia-dan-australia/